Enhancing Self-Compassion Program (ESP) untuk Meningkatkan Self-Compassion pada Mahasiswa
F. Sari, Juliani Prasetyaningrum
Journal Psikogenesis September 18, 2023 DOI: 10.24854/jps.v10i2.2845 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Peer reviewed |
|---|---|
| Interventions | Enhancing Self-Compassion Program (ESP) loving-kindness meditation compassionate letter writing time management training mindfulness practice |
| Duration | 6 sessions in one day |
| Key points | The Enhancing Self-Compassion Program (ESP), delivered as six sessions in one day using loving-kindness meditation, compassionate letter writing, time management training, and mindfulness practice, was associated with a quantitative increase in self-compassion and qualitative behavioral changes toward problem resolution. The authors propose that adapting ESP to social-cultural backgrounds and individual characteristics requires further investigation. |
Abstract
Dalam menghadapi masalah, seringkali individu terjebak pada perilaku untuk menyalahkan serta menghukum diri sendiri. Perilaku tersebut dapat mengarahkan individu untuk berpandangan sempit terhadap kehidupan yang dijalani sehingga menarik diri dari lingkungan. Perilaku membesar-besarkan masalah dan merasa dirinya paling menderita berkaitan dengan rendahnya rasa welas asih yang dimiliki seseorang. Oleh sebab itu, perlu adanya program untuk meningkatkan rasa welas asih yang dapat digunakan secara praktis. Enhancing Self-Compassion Program (ESP) merupakan salah satu metode intervensi yang efektif untuk meningkatkan rasa welas asih. Prosedur intervensi diawalai dengan meminta individu untuk mengisi skala welas asih sebagai dasar pengukuran sebelum dan sesudah intervensi dilaksanakan. Intervensi dilakukan sebanyak 6 sesi dalam satu hari pelaksanaan dengan memberikan loving-kindness meditation, compassionate letter writing, time management training, dan mindfulness practice. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan rasa welas asih yang dimiliki individu secara kuantitatif, serta perubahan perilaku secara kualitatif yang mengarah pada penyelesaian masalah yang dihadapinya saat itu. Modifikasi ESP yang telah disesuaikan dengan latar belakang sosial-budaya serta karakteristik individu merupakan suatu hal yang perlu ditelisik lebih lanjut. Adanya program intervensi yang dilakukan dalam waktu singkat dapat membantu para praktisi untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis secara lebih luas dan efektif.