Pelatihan Mindfulness Untuk Meningkatkan Kesehatan Mental Siswa
Enasely Mega Wenyi Rohi, Gracianus Edwin Tue P. Lejap, Dhiu Margaretha, Stefanus Lio, Jefri Marianus Aprilius Un, Waldetrudis Adelina da Lopez
Jurnal SOLMA December 5, 2025 DOI: 10.22236/solma.v14i3.20772 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Practical guide or manual Peer reviewed |
|---|---|
| Population | Secondary school students participating in a stepwise training program |
| Interventions | body scan mindful listening) |
| Topics | Meditation |
| Key points | The authors report that students who received Mindfulness training responded enthusiastically, practiced the techniques well, and experienced increased calm, better study focus, and improved emotional control. They argue that Mindfulness is a practical skill that can support students' mental health and propose integrating it into school guidance services with ongoing counselor collaboration. |
Abstract
Background: Kesehatan mental siswa menjadi aspek penting yang berpengaruh terhadap proses belajar dan perkembangan pribadi mereka. Namun, tekanan akademik dan dinamika sosial sering kali menimbulkan stres yang berdampak pada emosi, konsentrasi, serta kesejahteraan psikologis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan Mindfulness sebagai strategi self-care untuk membantu siswa meningkatkan kesadaran diri, mengelola emosi, serta menjaga keseimbangan mental. Metode: Pelaksanaan meliputi pemberian materi, praktik Mindfulness (seperti mindful breathing, body scan, dan mindful listening), refleksi perorangan, serta penulisan jurnal harian. Peserta kegiatan adalah siswa sekolah menengah yang mengikuti rangkaian pelatihan secara bertahap. Hasil: Kegiatan menunjukkan bahwa siswa merespons pelatihan dengan antusias, mampu mempraktikkan teknik Mindfulness dengan baik, serta merasakan dampak positif berupa peningkatan ketenangan, fokus belajar, dan kemampuan mengendalikan emosi. Kegiatan ini menegaskan bahwa Mindfulness tidak hanya relevan sebagai teori, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendampingan berkelanjutan, Mindfulness berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung kesehatan mental siswa dan memperkuat layanan bimbingan di sekolah. Kesimpulan: Pelatihan Mindfulness yang diberikan kepada siswa terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran diri dan kesehatan mental. Melalui rangkaian kegiatan berupa pemberian materi, praktik Mindfulness, refleksi perorangan, hingga penulisan jurnal harian, siswa memperoleh pemahaman sekaligus pengalaman langsung mengenai pentingnya mengelola pikiran, perasaan, dan tubuh secara sadar. Selain itu kegiatan ini dirancang rencana keberlanjutan melalui kolaborasi dengan guru BK untuk mengintegrasikan praktik Mindfulness ke dalam layanan bimbingan sekolah. Dengan pendampingan berkelanjutan, Mindfulness berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung kesehatan mental siswa dan memperkuat layanan bimbingan dan konseling di sekolah.