Self-Efficacy sebagai Mediator Hubungan antara Mindfulness dan Compassion Satisfaction pada Psikolog Klinis
Nadia Amanda Meldi, Zainal Abidin, Nurul Wardhani
Psychocentrum Review October 14, 2025 DOI: 10.26539/pcr.733893 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Cross-sectional survey Peer reviewed |
|---|---|
| Sample size | 280 |
| Population | Clinical psychologists |
| Topics | Meditation |
| Keywords | Self-compassion Patient satisfaction Clinical psychology |
| Key findings | Mindfulness and compassion satisfaction were significantly positively related, and this relationship was partially mediated by self-efficacy. The direct association remained significant, but the effect was stronger through self-efficacy, with work tenure and weekly hours as covariates. |
Abstract
Psikolog klinis rentan mengalami kelelahan dalam melakukan proses pekerjaan menolong klien. Namun, pada psikolog klinis kerap ditemukan perasaan puas yang muncul dari proses membantu klien yang dapat melindungi psikolog klinis dari dampak negatif akan kelelahan tersebut. Perasaan puas yang didapatkan dari proses menolong klien atau compassion satisfaction pada psikolog klinis perlu ditumbuhkan karena dapat membantu psikolog untuk melakukan proses terapeutik dengan klien secara lebih efektif. Salah satu faktor yang membantu meningkatkan compassion satisfaction adalah mindfulness atau kesadaran penuh akan momen yang sedang berlangsung dengan sikap ingin tahu, terbuka, dan tanpa penghakiman. Beberapa penelitian terdahulu menemukan bahwa mindfulness dan compassion satisfaction berhubungan secara positif pada tenaga kesehatan mental. Namun, terdapat sedikit penelitian yang meneliti tentang mekanisme yang memediasi hubungan antara kedua variabel ini. Salah satu kemungkinan variabel yang dapat menjembatani hubungan antara mindfulness dan compassion satisfaction pada adalah self-efficacy akan pekerjaannya, atau keyakinan individu akan kemampuannya dalam melakukan pekerjaan sebagai psikolog klinis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran mediasi self-efficacy terhadap hubungan antara mindfulness dan compassion satisfaction pada psikolog klinis. Berdasarkan data yang diambil yang diambil dengan metode convenience sampling (n = 280) dengan kuesioner self-report, hasil penelitian menunjukkan bahwa mindfulness dan compassion satisfaction memiliki hubungan positif yang signifikan, dan hubungan tersebut dimediasi secara parsial oleh self-efficacy, dengan lama masa kerja dan jam kerja per minggu sebagai variabel kovariat. Hal ini mengindikasikan bahwa walaupun mindfulness tetap berhubungan positif secara signifikan dengan compassion satisfaction tanpa peran mediasi self-efficacy, hubungannya lebih kuat jika melalui mekanisme self-efficacy.
Comparable studies
Other cross-sectional and survey studies on meditation, most cited first.
| Study | Year | Design | Participants |
|---|---|---|---|
| Construct Validity of the Five Facet Mindfulness Questionnaire in Meditating and Nonmeditating Samples Experienced meditators and nonmeditating comparison groups | 2008 | Cross-sectional study | |
| Neural Correlates of Dispositional Mindfulness During Affect Labeling Adult participants | 2007 | Observational cross-sectional | n = 27 |
| Assessing mindfulness in children and adolescents: Development and validation of the Child and Adolescent Mindfulness Measure (CAMM). School-aged children and adolescents | 2011 | Cross-sectional validation study | n = 1,413 |
| Mindfulness and self-compassion as predictors of psychological wellbeing in long-term meditators and matched nonmeditators Experienced meditators and demographically matched nonmeditators | 2012 | Cross-sectional study | n = 152 |
| Mechanisms of Action in the Inverse Relationship Between Mindfulness and Psychological Distress Undergraduates | 2008 | Cross-sectional, correlational |