Penggunaan Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) untuk Menurunkan Gejala Depresi Wanita dengan (Major Depressive Disorder (MDD)
Hasrat Listaria Mailana, Ika Yuniar Cahyanti
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan February 13, 2025 DOI: 10.54371/jiip.v8i2.7101 (opens in new tab)
Summary
AI-generated from the abstractA 22-year-old woman with major depressive disorder received Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) in a single-case experiment. After three weeks of regular mindfulness practice and behavioral activation, her depressive symptoms decreased. The therapy's success was influenced by her motivation to change and adequate social support. The intervention helped her regain daily functioning by reducing negative thinking and rumination.
Study at a glance
| Characteristics | Single-case experiment Peer reviewed |
|---|---|
| Sample size | 1 |
| Population | A 22-year-old woman meeting criteria for major depressive disorder |
| Intervention | Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) |
| Duration | 3-week intervention |
| Key finding | MBCT reduced depressive symptoms in a single participant within three weeks. |
Abstract
Gangguan Depresi Mayor (Major Depressive Disorder/MDD) secara klinis ditandai dengan kehilangan minat dan kesulitan untuk merasa kepuasan dan kebahagiaan dalam kesehariannya. Kondisi ini harus berlangsung setidaknya 2 minggu atau lebih dan memengaruhi keberfungsian individu dalam keseharian. Individu yang mengalami gangguan ini biasanya terjebak dalam pemikiran yang negatif dan melakukan ruminasi sehingga terjebak dan kewalahan. Oleh karena itu, digunakan intervensi MBCT untuk menurunkan keparahan gejala depresi dengan praktik teknik mindfulness dan perubahan perilaku. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen subjek tunggal (Single Case Experiment) untuk mengevaluasi efektivitas MBCT pada wanita berusa 22 tahun yang memenuhi kriteria depresi. Data-data yang berkaitan dikumpulkan dengan wawancara klinis, observasi, dan tes psikologis (DASS-42, SPM, Tes Grafis, dan SSCT). Hasil intervensi menunjukkan adanya penurunan gejala depresi pada partisipan dalam 3 minggu penanganan karena melakukan praktik mindfulness secara rutin dalam kegiatan sehari-hari dan pengaktifan kembali perilaku serta kegiatan positif yang memberikan positive reinforcement pada partisipan. Partisipan kembali berfungsi dalam kehidupannya dan keberhasilan terapi ini juga dipengaruhi oleh motivasi partisipan untuk berubah serta dukungan sosial yang adekuat dari lingkungan di sekitar partisipan.