Skip to content

Penerapan Terapi Mindfulness Meditation terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Keluarga di Dusun Asem Growong Desa Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo

Devilia Widya Utami, Ady Irawan, Dwi Nurjayanti

Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research September 10, 2026 DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2683 (opens in new tab)

Study at a glance

AI-extracted from the abstract
Characteristics Case study (quasi-experimental one-group pretest-posttest design) Case report Peer reviewed
Sample size 2
Population Two patients with hypertension in Dusun Asem Growong, Japan Village, Babadan District, Ponorogo Regency
Intervention Mindfulness meditation
Duration 3 sessions of 15–20 minutes each
Topics Meditation
Key findings After three 15–20 minute sessions of mindfulness meditation, both patients showed reductions in systolic and diastolic blood pressure. The author concludes that mindfulness meditation influences blood pressure in people with hypertension, based on this two-patient case study.

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah sistolik meningkat melebihi batas normal yaitu ≥140 mmHg, dan tekanan darah diastolik yaitu ≥90 mmHg. Hipertensi dapat terjadi komplikasi bila tidak ditangani dengan baik, berbagai komplikasi yang terjadi merupakan penyakit yang serius dan akan berdampak pada psikologis. Penyakit hipertensi dapat ditangani dengan melakukan terapi nonfarmakologi, pendekatan non farmakologi merupakan salah satu pengobatan alternatif bagi pasien hipertensi karena dianggap lebih aman, salah satunya yaitu dengan terapi mindfulness meditation terapi ini dapat memberikan pengalaman yg menenangkan dan menyegarkan baik secara mental juga fisik, serta bisa mengatur emosi, meredakan stres, dan mengontrol tekanan darah. Tujuan: Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir Ners ini yaitu mengetahui penurunan tekanan darah sistolik/diastolic dengan terapi mindfulness meditation di Dusun Asem Growong Desa Japan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Metode: penelitian ini menggunakan studi kasus dengan desain quasi eksperimen (one group pretest-posttest design) dan responden pada penelitian berjumlah 2 orang pasien yang mengalami hipertensi. Hasil: berdasarkan analisis penerapan tindakan keperawatan pada pasien 1 dan 2, setelah diberikan tindakan terapi non farmakologis dengan teknik mindfulness meditation, pasien tersebut mengalami penurunan pada tekanan darah dalam pemberian 3 kali selama 15-20 menit. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa penerapan terapi mindfulness meditation terdapat pengaruh terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi.