SINERGI BODY SCAN MEDITATION DAN TERAPI SINGING BOWL UNTUK MENINGKATKAN REGULASI EMOSI DAN FLOURISHING DEWASA AWAL
Ferihana Ferihana, Fx. Wahyu Widiantoro
ACADEMIA Jurnal Inovasi Riset Akademik September 7, 2026 DOI: 10.51878/academia.v6i4.15289 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Quasi-experimental study with Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design Peer reviewed |
|---|---|
| Sample size | 60 |
| Population | Young adults aged 18-25 years |
| Intervention | Body scan meditation |
| Measures | Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) |
| Topics | Meditation |
| Key findings | The combined body scan meditation and singing bowl intervention significantly improved emotion regulation scores in young adults, with the experimental group rising from M=28.40 to M=42.15, and the intervention explaining 72.9% of the variance (F(1,57)=153.63, p<0.001). |
Abstract
Latar belakang: Fase dewasa awal ditandai oleh transisi kritis yang rentan memicu mental fatigue dan penurunan kapasitas regulasi emosi, sehingga menghambat pencapaian kesehatan mental positif (flourishing). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi terintegrasi melalui sinergi body scan meditation dan terapi singing bowl dalam meningkatkan regulasi emosi adaptif pada dewasa awal. Metode: Penelitian kuasi-eksperimen ini menggunakan rancangan Non-equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Partisipan berjumlah 60 individu dewasa awal (usia 18–25 tahun) yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen (n = 30) dan kelompok kontrol wait-list (n = 30). Data dikumpulkan menggunakan skala Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) adaptasi bahasa Indonesia dan dianalisis menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan mengontrol skor pretest sebagai kovariat. Hasil: Uji ANCOVA menunjukkan adanya perbedaan skor posttest regulasi emosi yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (F(1,57) = 153,63; p < 0,001). Kelompok eksperimen menunjukkan lonjakan rata-rata skor regulasi emosi yang tajam (dari M = 28,40 menjadi M = 42,15). Nilai Partial Eta Squared (ηp2= 0,729) mengindikasikan bahwa intervensi hibrida ini memberikan kontribusi sebesar 72,9% terhadap peningkatan regulasi emosi. Implikasi: Sinergi antara stimulasi auditori-somatik ganda terbukti efektif menjembatani hambatan kognitif individu yang mengalami distres, sekaligus bertindak sebagai motor penggerak utama menuju fungsi psikologis yang optimal (flourishing). Model integratif non-farmakologis ini dapat diadopsi sebagai program kesehatan mental preventif dan kuratif yang inovatif.
Comparable studies
Other experimental studies on meditation, most cited first.
| Study | Year | Design | Participants |
|---|---|---|---|
| The benefits of being present: Mindfulness and its role in psychological well-being. Cancer patients (clinical intervention study) | 2003 | Mixed methods: scale development, correlational, quasi-experimental, laboratory, experience-sampling, and clinical intervention study | |
| Loving-kindness meditation increases social connectedness. | 2008 | Controlled laboratory experiment | |
| Mindfulness and mind-wandering: Finding convergence through opposing constructs. | 2012 | Two studies: correlational study and experimental study | |
| Mental Training Enhances Attentional Stability: Neural and Behavioral Evidence | 2009 | Experimental study | |
| Mindfulness meditation and substance use in an incarcerated population. Incarcerated population | 2006 | Quasi-experimental with treatment-as-usual control condition |