Skip to content

PENGARUH PROGRAM MINDFULNESS TERHADAP TINGKAT BURNOUT KARYAWAN GEN Z DI INDUSTRI TEKNOLOGI STUDI KASUS PT TERABYTE NETWORD INDONESIA

Rizqi Dwi Silvianti, Dina Noval Madurani

Analisa: Jurnal Manajemen dan Akuntansi August 5, 2026 DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1171 (opens in new tab)

Study at a glance

AI-extracted from the abstract
Characteristics Quasi-experimental non-equivalent control group design Peer reviewed
Sample size 33
Population Gen Z employees at PT Terabyte Network Indonesia
Intervention Video-based guided mindfulness
Dose approximately 10 minutes per session
Duration Four weeks
Measures Maslach Burnout Inventory (MBI)
Topics Meditation
Key findings The video-based guided mindfulness intervention reduced average burnout scores from 62.94 to 50.94 in the experimental group, a significant decrease (p = 0.001), while the control group showed no significant change (p = 0.778). The largest improvement was in emotional exhaustion, followed by depersonalization and personal accomplishment.

Abstract

Perkembangan industri teknologi yang dinamis dan berorientasi pada pencapaian target dapat meningkatkan tekanan kerja serta risiko burnout, khususnya pada karyawan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program mindfulness terhadap tingkat burnout karyawan Gen Z di PT Terabyte Network Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 33 karyawan Gen Z yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh intervensi guided mindfulness berbasis video berdurasi sekitar 10 menit selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol tidak memperoleh intervensi. Tingkat burnout diukur menggunakan Maslach Burnout Inventory (MBI), sedangkan data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test, Paired Samples t-test, dan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor burnout kelompok eksperimen menurun dari 62,94 menjadi 50,94 setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya penurunan burnout yang signifikan pada kelompok eksperimen (p = 0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (p = 0,778). Hasil Mann–Whitney U Test juga menunjukkan adanya perbedaan perubahan tingkat burnout yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Perubahan paling menonjol terjadi pada dimensi emotional exhaustion, diikuti oleh depersonalization dan personal accomplishment. Temuan ini menunjukkan bahwa video-based guided mindfulness micro-intervention dapat menjadi alternatif intervensi praktis dalam membantu menurunkan burnout karyawan Gen Z, terutama melalui penguatan kemampuan regulasi emosi dalam menghadapi tekanan kerja pada industri teknologi.