Analisis Keterkaitan Fenomena Sleep Paralysis dengan Perspektif Pemahaman Islam
Satira Luthfia Zahra Susilo, Jenuri Jenuri
Jurnal Keilmuan dan Keislaman December 24, 2024 DOI: 10.23917/jkk.v4i1.360 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Theoretical or philosophical paper Peer reviewed |
|---|---|
| Key points | Argues that sleep paralysis is understood in Islam as Al-jathum, caused by a jin sitting on the chest due to neglect of religious duties, and that spiritual protection and faith are key to addressing it. |
Abstract
Sleep paralysis adalah fenomena yang kompleks dan seringkali menakutkan yang terjadi saat seseorang terbangun dari tidur tetapi mengalami ketidakmampuan total untuk bergerak atau berbicara, disertai dengan perasaan ketakutan yang intens dan seringkali halusinasi sensoris yang menakutkan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis keterkaitan fenomena sleep paralysis dengan perspektif pemahaman Islam. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan interdisipliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pandangan Islam, ketindihan disebut dengan Al-jathum, yang berarti jin yang duduk (yajthum) di dada seseorang jika selama ini melalaikan sholat atau kewajiban lainnya. Perlindungan spiritual, keimanan, dan pemahaman akan kekuatan yang lebih tinggi dianggap kunci untuk mengatasi atau mencegah pengalaman sleep paralysis.