IMPLEMENTASI TEKNIK MINDFULNESS DALAM KONSELING UNTUK MENGURANGI STRES PADA MAHASISWA
Salsatun Nur Faizah, Adzillina Syahla’Fi, A’azza Sanabila Rahmawati, Laili Nur Alif Azka, Nafisa Kholisatur Rohmah
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan May 28, 2026 DOI: 10.36441/snpk.vol5.2026.487 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Literature review Peer reviewed |
|---|---|
| Population | College students |
| Intervention | body scan |
| Topics | Meditation |
| Keywords | Data collection Nursing |
| Key findings | Mindfulness techniques effectively reduce academic stress and improve emotional regulation, self-acceptance, focus, and mental well-being in college students. |
Abstract
Mahasiswa merupakan kelompok yang rentan mengalami stres akibat tuntutan akademik, penyesuaian diri, serta tekanan pencapaian prestasi. Kondisi tersebut dapat berdampak pada kelelahan mental, kesulitan berkonsentrasi, kecemasan, dan penurunan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi teknik mindfulness dalam konseling untuk mengurangi stres pada mahasiswa melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan menelaah berbagai sumber yang relevan mengenai stres mahasiswa, mindfulness, dan penerapannya dalam layanan konseling. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa sering mengalami stres akademik yang ditandai oleh gejala fisik, emosional, dan kognitif. Teknik mindfulness dipahami sebagai kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini tanpa penilaian, dan dalam konseling diterapkan melalui latihan seperti mindful breathing, body scan, serta kesadaran terhadap pikiran dan emosi. Berbagai literatur menunjukkan bahwa mindfulness efektif dalam menurunkan stres akademik, meningkatkan regulasi emosi, penerimaan diri, fokus belajar, dan kesejahteraan mental mahasiswa. Selain itu, pemanfaatan aplikasi mindfulness berbasis digital memberikan alternatif yang fleksibel dan mudah diakses oleh mahasiswa. Dengan demikian, teknik mindfulness layak digunakan sebagai pendekatan konseling yang efektif untuk membantu mahasiswa mengelola stres secara lebih adaptif.