Pengaruh Mindfulness in teaching dan Dukungan Sosial Terhadap Burnout Pada Guru PAUD di Karawang
Prandika Noviandi Rhamadan, Dinda Aisha, Devi Marganing Tyas
Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora September 23, 2026 DOI: 10.61104/jq.v4i5.13196 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Quantitative causal-comparative (ex post facto) study using multiple linear regression Peer reviewed |
|---|---|
| Sample size | 292 |
| Population | PAUD (early childhood education) teachers in Karawang, Indonesia |
| Measures | Mindfulness in Teaching Scale (MTS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Maslach-Trisni Burnout Inventory (M-TBI) |
| Topics | Meditation |
| Key points | Mindfulness in teaching and perceived social support together had a significant effect on burnout among PAUD teachers, contributing an effective contribution of 19 percent. Most teachers fell in the moderate category for mindfulness in teaching, high for social support, and low for burnout. The authors argue that enhancing mindfulness in teaching and social support can help buffer burnout. |
Abstract
Burnout merupakan salah satu persoalan krusial yang menuntut atensi khusus bagi guru PAUD akibat padatnya tuntutan profesi yang menuntut keterlibatan interaksi intensif bersama anak didik, wali murid, kolega, serta dibebani oleh tanggung jawab edukatif dan administratif. Riset ini difokuskan untuk menguji peranan mindfulness in teaching serta dukungan sosial terhadap burnout pada guru PAUD di Karawang secara bersama-sama. Pendekatan kuantitatif berdesain kausalitas diterapkan dalam studi ini melalui pemanfaatan analisis regresi linear berganda. Total sampel yang dilibatkan mencakup 292 guru PAUD di Karawang yang dijaring menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode convenience sampling. Pengumpulan data memanfaatkan instrumen berupa Mindfulness in Teaching Scale (MTS), Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), serta Maslach-Trisni Burnout Inventory (M-TBI), yang kemudian diolah melalui perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Temuan empiris memperlihatkan bahwa mindfulness in teaching bersama dukungan sosial secara simultan memberikan pengaruh yang bermakna terhadap burnout pada guru PAUD, dengan besaran kontribusi sumbangan efektif mencapai 19 persen. Di sisi lain, hasil pemetaan kategorisasi mengindikasikan bahwa mayoritas subjek berada pada klasifikasi sedang untuk variabel mindfulness in teaching, kategori tinggi dalam hal dukungan sosial, serta menempati kategori rendah untuk tingkat burnout. Keseluruhan temuan ini menegaskan urgensi peningkatan mindfulness in teaching serta perluasan dukungan sosial sebagai wujud sumber daya personal dan ekosistem sosial guna meredam gejala burnout di kalangan guru PAUD.