Skip to content

Keefektifan Pembelajaran Berbasis Mindfulness Terhadap Hasil Belajar dan Regulasi Diri Siswa Sekolah Dasar

Zahrotul Warda, F. Fitriyah

Bhinneka Tunggal Ika Journal August 31, 2026 DOI: 10.64595/btij.122025.336 (opens in new tab)

Study at a glance

AI-extracted from the abstract
Characteristics Literature review Peer reviewed
Population Elementary school students (as covered by the reviewed literature)
Topics Meditation
Key findings The authors conclude that mindfulness-based learning consistently improves elementary students' self-regulation, particularly attentional control, metacognitive awareness, and academic emotion management, and that self-regulation is the main mechanism through which mindfulness indirectly affects learning outcomes. Among the 46 reviewed articles, 67.39% examined mindfulness and learning outcomes, 2.17% mindfulness and self-regulation, and 15.22% both variables.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keefektifan pembelajaran berbasis mindfulness terhadap hasil belajar dan regulasi diri siswa sekolah dasar melalui studi literatur. Metode yang dipakai menggunakan studi literatur yang diakses dari Watase UAKE dari rentang tahun 2021-2025 terdapat 46 artikel ilmiah relevan mengenai mindfulness. Analisis yang dilakukan secara deskriptif menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis mindfulness secara konsisten meningkatkan regulasi diri siswa, khususnya dalam aspek kontrol perhatian, kesadaran metakognitif, dan pengelolaan emosi akademik. Regulasi diri berperan sebagai mekanisme utama yang menjembatani pengaruh mindfulness terhadap hasil belajar, sehingga dampaknya lebih bersifat tidak langsung. Analisis kuantitatif menunjukkan 67,39% artikel yang mengkaji mindfulness terhadap hasil belajar, 2,17% mengenai mindfulness tehadap regulasi diri, dan 15,22% artikel yang mengkaji variabel hasil belajar dan regulasi secara keseluruhan. Pembelajaran berbasis mindfulness terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa sekolah dasar melalui penguatan regulasi diri. Temuan ini memperkuat dasar teoretis pembelajaran holistik dan memberikan implikasi penting bagi pengembangan praktik pembelajaran di pendidikan sekolah dasar.