Mindscape Collective is now The Consciousness Library. Same library, new name. You may need to sign in again. About the change
Skip to content

Peran Meditasi Vipassana Bhavana dalam Peningkatan Kecerdasan Emosional: Systematic Literature Review

Febi Sucito, Kabri Kabri, Andika Pratama, Wisnu Murti Sri Budiarto

JERUMI Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary June 12, 2026 DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8182 (opens in new tab) via OpenAlex

Summary

AI-generated from the abstract

A systematic review of 35 articles from 2015-2025 found that Vipassana Bhavana meditation is significantly associated with improved emotional intelligence, including better emotion regulation, self-awareness, empathy, and interpersonal relationships. The practice also relates to reduced stress and improved mental health. Vipassana Bhavana works by developing mindfulness (sati) and wisdom (paññā), enabling individuals to observe mental phenomena objectively without excessive reactivity. The findings support the use of Vipassana Bhavana as a psychological intervention for holistic emotional intelligence development, with implications for mindfulness-based education and mental health programs.

Study at a glance

Characteristics Systematic review Peer reviewed
Keywords Identity music Intervention counseling Humanities Psychology Sociology
Key finding Vipassana Bhavana meditation is significantly associated with improved emotional intelligence, including emotion regulation, self-awareness, empathy, and reduced stress.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran meditasi Vipassana Bhavana dalam meningkatkan kecerdasan emosional melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas kehidupan modern yang memicu berbagai permasalahan emosional, seperti stres, kecemasan, dan ketidakstabilan psikologis, yang berkaitan erat dengan rendahnya kemampuan individu dalam mengelola emosi. Dalam konteks ini, praktik meditasi, khususnya Vipassana Bhavana, dipandang sebagai salah satu intervensi psikologis berbasis kesadaran (mindfulness) yang relevan untuk mengembangkan kecerdasan emosional. Metode penelitian dilakukan dengan mengacu pada pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) melalui penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dalam rentang tahun 2015-2025. Dari total 120 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 35 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa praktik Vipassana Bhavana memiliki hubungan yang signifikan dengan peningkatan kecerdasan emosional, yang tercermin dalam kemampuan regulasi emosi, kesadaran diri (self-awareness), serta peningkatan empati dan kualitas hubungan interpersonal. Selain itu, beberapa temuan empiris menunjukkan bahwa praktik ini juga berkaitan dengan penurunan tingkat stres dan perbaikan kesehatan mental. Secara konseptual, mekanisme kerja Vipassana Bhavana terletak pada pengembangan kesadaran penuh (sati) dan kebijaksanaan (paññā) yang memungkinkan individu mengamati fenomena mental secara objektif tanpa reaktivitas berlebihan. Dengan demikian, meditasi Vipassana Bhavana tidak hanya berfungsi sebagai praktik spiritual, tetapi juga sebagai intervensi psikologis yang berkontribusi terhadap penguatan kecerdasan emosional secara holistik. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program pendidikan dan kesehatan mental berbasis mindfulness di masyarakat modern.

Comments

No comments yet.

Log in to comment