Mindscape Collective is now The Consciousness Library. Same library, new name. You may need to sign in again. About the change
Skip to content

EFEKTIVITAS MINDFULNESS-BASED COGNITIVE THERAPY (MBCT) PRENATAL DALAM MENGURANGI KECEMASAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI

Jurnal Ilmiah Kesehatan January 16, 2026 DOI: 10.52657/jik.v15i1.3395 (opens in new tab)

Summary

AI-generated from the abstract

A brief mindfulness-based therapy (MBCT Prenatal) given over three sessions in one week significantly reduced anxiety in high-risk pregnant women. Among 46 women with moderate to severe anxiety, average anxiety scores dropped from 5.24 to 3.78 after the intervention, and the proportion with severe anxiety fell from 50% to a majority (78.3%) experiencing only mild anxiety at a 14-day follow-up. The results suggest MBCT is a safe, non-drug approach for managing anxiety during high-risk pregnancy, helping with emotional regulation and reducing stress responses.

Study at a glance

Characteristics Quasi-experimental with one group pretest-posttest Peer reviewed
Sample size 46
Population High-risk pregnant women with gestational age 22–40 weeks and moderate to severe anxiety
Intervention Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) Prenatal
Duration Three sessions over one week, with follow-up at 14 days post-intervention
Key finding MBCT Prenatal significantly reduced anxiety scores in high-risk pregnant women, with most participants moving from severe to mild anxiety after the intervention.

Abstract

Periode perinatal merupakan fase yang rentan terjadi perubahan emosional dan fisik yang berdampak signifikan pada kesehatan mental ibu hamil, khususnya kecemasan. Kehamilan risiko tinggi meningkatkan ibu mengalami kecemasan yang dapat memberikan dampak negatif bagi ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) Prenatal dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan one group pretest-posttest, melibatkan 46 ibu hamil resiko tinggi dengan usia kehamilan 22–40 minggu dan memiliki tingkat kecemasan sedang hingga berat. MBCT diberikan selama tiga sesi dalam satu minggu, dengan pengukuran kecemasan menggunakan Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) pada pretest, posttest, dan follow-up 14 hari setelahnya. Hasil menunjukkan terjadi penurunan signifikan skor kecemasan dari rata-rata 5,24 ± 1,29 menjadi 3,78 ± 1,05 setelah intervensi (p = 0,001). Sebelum perlakuan, 50% responden mengalami kecemasan berat, namun setelah perlakuan mayoritas (78,3%) berkurang ke tingkat kecemasan ringan. Hasil ini mendukung efektivitas MBCT sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan adaptif dalam mengelola kecemasan pada ibu hamil risiko tinggi. MBCT membantu regulasi emosi dan meningkatkan kesadaran penuh sehingga mengurangi respon berlebihan terhadap stres. Studi ini memberikan kontribusi bagi praktik pelayanan kesehatan maternal dalam penanganan kesehatan mental ibu hamil melalui pendekatan mindfulness yang terintegrasi.

Comments

No comments yet.

Log in to comment