Pengaruh Terapi Mindfulness Based Stress Reduction Gratitude Practice Terhadap Stress Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Universitas Muhammadiyah Kudus
Anggun Anissa Rahma, Anny Rosiana Masithoh, Fitriana Kartikasari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research July 10, 2026 DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1398 (opens in new tab) via OpenAlex
Summary
AI-generated from the abstractFinal-year nursing students face high academic demands from thesis writing, including repeated revisions, limited references, slow supervisor feedback, and time constraints, leading to stress that harms mental health and academic function. A quasi-experimental study with 72 students (36 intervention, 36 control) tested Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) and Gratitude Practice. Stress levels were measured before and after the intervention. The intervention group showed a significant stress reduction (p < 0.05), while the control group showed no significant change (p > 0.05). The difference between groups was also significant (p < 0.05). MBSR and Gratitude Practice effectively reduce stress in final-year students.
Study at a glance
| Characteristics | Quasi-experimental Peer reviewed |
|---|---|
| Sample size | 72 |
| Population | Final-year undergraduate nursing students at Universitas Muhammadiyah Kudus |
| Interventions | Mindfulness-Based Stress Reduction Gratitude Practice |
| Keywords | Nursing science Gratitude General practice Medicine Gynecology |
| Key finding | Mindfulness-Based Stress Reduction and Gratitude Practice significantly reduced stress in final-year nursing students compared to a control group. |
Abstract
Mahasiswa tingkat akhir menghadapi tuntutan akademik yang tinggi, terutama dalam penyusunan skripsi sebagai syarat kelulusan. Proses ini kerap menimbulkan berbagai kendala, seperti revisi berulang, keterbatasan referensi, lamanya umpan balik dari dosen pembimbing, keterbatasan waktu penelitian, serta kesulitan menemui dosen. Kondisi tersebut dapat memicu stres yang berdampak pada kesehatan mental, menurunnya kepuasan hidup, dan terganggunya fungsi akademik. Survei awal pada mahasiswa tingkat akhir S1 Keperawatan Universitas Muhammadiyah Kudus menunjukkan sebagian besar mengalami stres terkait penyusunan skripsi, manajemen waktu, overthinking, dan faktor ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) dan Gratitude Practice terhadap penurunan tingkat stres mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test serta kelompok kontrol. Populasi penelitian berjumlah 246 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 72 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin, terdiri dari 36 responden kelompok intervensi dan 36 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat stres yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai signifikansi 0,200 (>0,08), sehingga data berdistribusi normal dan dianalisis menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil uji paired t-test menunjukkan adanya penurunan stres yang signifikan pada kelompok intervensi (p < 0,05), sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan signifikan (p > 0,05). Uji independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p < 0,05). Dengan demikian, terapi MBSR dan Gratitude Practice efektif menurunkan stres mahasiswa tingkat akhir.