PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGSN TEKNIK MINDFULNESS TERHADAP REGULASI EMOSI NEGATIF PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 21 MATARAM
Muhammad Falakus Ulya, Sarilah Sarilah, Reza Zulaifi
TEACHER Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru September 1, 2026 DOI: 10.51878/teacher.v6i3.15003 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Pre-experimental one-group pretest-posttest Peer reviewed |
|---|---|
| Sample size | 10 |
| Population | Eighth-grade students at SMP Negeri 21 Mataram |
| Intervention | Group counseling using mindfulness techniques |
| Measures | negative emotion regulation scale |
| Topics | Meditation |
| Key findings | Group counseling using mindfulness techniques significantly improved negative emotion regulation, with mean scores rising from 35.20 to 55.20 (increase of 20.00 points) and a paired sample t-test indicating a significant difference (t = 8.273, df = 9, p < 0.05). |
Abstract
ABSTRACK Negative emotion regulation is an important ability for students in dealing with various changes and pressures during adolescence. Difficulties in managing emotions may lead to maladaptive responses in social life and the learning process. One approach that can help students develop this ability is group counseling using mindfulness, which emphasizes awareness of present experiences and acceptance of thoughts and feelings without judgment. This study aimed to examine the effect of group counseling using mindfulness techniques on negative emotion regulation among eighth-grade students at SMP Negeri 21 Mataram. This study employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 10 students selected using purposive sampling. Data were collected using a negative emotion regulation scale and analyzed using a paired sample t-test. The results showed that the mean score increased from 35.20 in the pretest to 55.20 in the posttest, representing an increase of 20.00 points. The paired sample t-test yielded t = 8.273, df = 9, and Sig. (2-tailed) = 0.000 < 0.05*, indicating a significant difference between scores before and after the intervention. Thus, group counseling using mindfulness techniques had a significant effect on students’ negative emotion regulation and may serve as an alternative guidance and counseling service in schools. ABSTRAK Regulasi emosi negatif merupakan kemampuan penting bagi siswa dalam menghadapi berbagai perubahan dan tekanan pada masa remaja. Kesulitan dalam mengelola emosi dapat mendorong munculnya respons yang kurang adaptif dalam kehidupan sosial maupun proses pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan tersebut adalah konseling kelompok dengan teknik mindfulness, yang menekankan kesadaran terhadap pengalaman saat ini dan penerimaan terhadap pikiran serta perasaan tanpa penghakiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan teknik mindfulness terhadap regulasi emosi negatif siswa kelas VIII di SMP Negeri 21 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala regulasi emosi negatif dan dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor regulasi emosi negatif meningkat dari 35,20 pada pretest menjadi 55,20 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 20,00 poin. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai t = 8,273, df = 9, dan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, konseling kelompok dengan teknik mindfulness berpengaruh terhadap regulasi emosi negatif siswa dan berpotensi menjadi salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling di sekolah.