Mindfulness-Based Counseling: Analisis Bibliometrik dan Pemetaan Tren Intervensi 2005–2025
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science March 31, 2026 DOI: 10.58812/jpkws.v4i01.3304 (opens in new tab)
Study at a glance
AI-extracted from the abstract| Characteristics | Bibliometric analysis Randomized Peer reviewed |
|---|---|
| Population | Publications on mindfulness-based counseling indexed in Scopus from 2005 to 2025 |
| Topics | Meditation |
| Key points | Research on mindfulness-based counseling has grown significantly, focusing on mental health issues like anxiety, depression, and quality of life. The field shows strong integration with cognitive behavioral therapy and mindfulness-based cognitive therapy, and has shifted from conceptual studies to more applied intervention evaluations using randomized controlled trials and systematic reviews. Opportunities for future research exist in technical implementation, intervention models, and context-based approaches. |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan, struktur pengetahuan, dan tren penelitian dalam bidang mindfulness-based counseling melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang waktu publikasi 2005–2025, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi pola kolaborasi, jaringan kata kunci, serta dinamika tematik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian mindfulness-based counseling mengalami pertumbuhan signifikan dengan fokus utama pada isu kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan kualitas hidup. Pemetaan jaringan mengungkap adanya integrasi yang kuat antara mindfulness dan pendekatan terapi berbasis bukti, khususnya cognitive behavioral therapy dan mindfulness-based cognitive therapy. Analisis temporal menunjukkan pergeseran dari kajian konseptual menuju evaluasi intervensi yang lebih aplikatif dan terukur, ditandai dengan meningkatnya penggunaan metode randomized controlled trial dan systematic review. Sementara itu, analisis kepadatan menunjukkan bahwa meskipun penelitian telah terkonsentrasi pada isu kesehatan mental utama, masih terdapat peluang pengembangan pada aspek implementasi teknis, model intervensi, dan pendekatan berbasis konteks. Studi ini memberikan kontribusi dalam memetakan arah perkembangan penelitian serta mengidentifikasi peluang riset di masa depan dalam bidang konseling berbasis mindfulness.